LKP TRIAS Beauty School Tutup Program PKW Gold 2026, ‘Perkuat Kolaborasi Cetak Wirausaha Muda’

Rakyatmerdekanews.co.id, Bekasi – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) TRIAS Beauty School menggelar evaluasi, sekaligus penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Gold Tahun 2026, dengan jenis keterampilan Tata Rias Pengantin Sunda Siger Modern Modifikasi, Selasa lalu (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Nelwan Nelli Sampe S.T, M.M., Lurah Jatiwarna, Mohammad Subur Saleh, S.A.P., serta mitra penyelenggara dan dunia usaha.

Pelatihan ini menjadi salah satu momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Gold Tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah yaitu Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan lembaga penyelenggara.

Dalam kegiatan ini, LKP TRIAS Beauty School juga bekerja sama dengan berbagai pihak dari UMKM, Red Berry Wedding, Sanggar Shafira, Sanggar Sabrina, Sanggar Kalista. Dari IDUKA, PT. Kosmetikatama Super Indah (Inez Cosmetic), Ivan Gunawan Cosmetics, serta usaha perbankkan, BRI dan BNI.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Nelwan Nelli Sampe S.T, M.M. menyampaikan, bahwa program PKW harus terus di kembangkan agar mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha.

“Ke depan, kami berharap lembaga penyelenggara program Pendidikan Kecakapan Wirausaha terus memperkuat kompetensi berbasis potensi lokal, mengintegrasikan keterampilan digital dalam proses pembelajaran, serta memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Langkah ini penting untuk mencetak wirausaha muda yang mandiri, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman,” ujar Nelwan.

Melalui kegiatan evaluasi dan penutupan ini, Dinas Pendidikan Kota Bekasi berharap penyelenggaraan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha ke depan semakin berkualitas serta mampu menghasilkan lulusan yang mandiri secara ekonomi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menggerakkan potensi ekonomi lokal melalui lahirnya wirausaha-wirausaha baru di Kota Bekasi.

Nelwan menambahkan, “Tentunya, kami dari Dinas Pendidikan Kota Bakasi senang ada pendidikan dari LKP TRIAS Beauty School ini. Terlebih, mereka disiapkan untuk langsung berwirausaha di bidang Tata Rias Pengantin,” tambahnya.

Lanjut Kabid PAUD Dikmas mengucapkan, “selamat kepada LKP TRIAS Beauty School yang sudah menyelesaikan kegiatan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha di bidang kursus Kecantikan Tata Rias Pengantin semoga kedepan LKP TRIAS Beauty School semakin jaya, semakin maju, sukses terus, semangat terus dan tetap berjuang untuk pendidikan di Kota Bekasi,” tutupnya.

Sementara itu Lurah Jatiwarna, Mohammad Subur Saleh, S.A.P. juga mengucapkan hal yang sama, “semoga kegiatan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha ini berkesinambungan terus dan bermanfaat, khususnya bagi generasi-generasi muda yang ingin menuntut ilmu atau meningkatan skill pada dirinya dalam bidang kecantikan Tata Rias Pengantin, untuk LKP TRIAS Beauty School sukses terus, ujarnya.

Peserta yang mengikuti program Pendidikan Kecakapan Wirausaha tahun ini tidak hanya mendapatkan ilmu untuk berwirausaha, mereka juga mendapatkan modal yang diberikan berupa stimulus alat dan bahan rintisan usaha. Selain paket kosmetik berupa rak susun, tas beauty case, dan peralatan rias pengantin sebagai penunjang usaha.

Disisi lain, Pimpinan LKP Trias Beauty School, Hj. Iin Susilawaty, S, Pd, M.M., berharap pelatihan yang tepat dan efektif yang hanya 42 hari dengan durasi waktu 250 JPL, terdapat teori dan praktek di ikuti sebanyak 29 peserta didik ini, dia juga berharap LKP TRIAS Beauty School bisa membantu para pemuda menciptakan peluang usaha.

Sambung Bunda Iin yang suka disapa anak-anak didiknya, “peserta akan dibekali materi pembelajaran mengenai pendidikan karakter atau etika jabatan, etika profsionalisme, softskill, digital marketing, dan kewirausahaan juga management usaha,” sambungnya.

Dan ada di antara mereka yang sudah berani menerima job rias sebelum pelatihan kursus selesai, bahkan di moment besar seperti di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan. Sangat senang, bahagia dan bangga melihat mereka langsung tancap gas berani berkarya dengan cepat, semoga menjadi bekal dalam kehidupannya untuk berkarya nyata dan berkah dunia akhirat, amin,” ucap Iin.

Bunda Iin berharap, “khususnya di bidang tata rias pengantin, saya berharap banyak para pengusaha terlahir dari lembaga kami,” tutupnya. (And)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *