Nasib Hotel Ganesha Akhirnya Diungkap, DPRD Purworejo Desak Pemanfaatan Segera Tuntas demi Dongkrak PAD

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo – Kejelasan pemanfaatan Hotel Ganesha milik Pemerintah Kabupaten Purworejo menjadi salah satu perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. DPRD mendorong agar proses kerja sama pemanfaatan (KSP) aset tersebut segera diselesaikan sehingga dapat kembali memberikan manfaat bagi daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Purworejo, Ivan Fatchan Gani Wardhana, SE., MM., usai rapat pembahasan KUA-PPAS 2027 bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo di ruang rapat Komisi IV DPRD Purworejo, Kamis (16/7/2026).

Menurut Ivan, pembahasan bersama Dinporapar berlangsung secara komprehensif dengan sejumlah catatan penting dari Komisi IV. Salah satu yang menjadi sorotan ialah perkembangan proses pemanfaatan Hotel Ganesha yang hingga kini masih berada pada tahap pencarian mitra kerja sama.

“Dalam pembahasan bersama Dinporapar banyak hal yang kami bahas. Ada beberapa catatan dari kami, salah satunya terkait kejelasan pemanfaatan Hotel Ganesha,” ujar Ivan.

Ia menjelaskan, Komisi IV secara khusus meminta penjelasan kepada Kepala Dinporapar Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, mengenai sejauh mana perkembangan proses Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) hotel tersebut.

“Dari penjelasan yang disampaikan, saat ini masih dalam tahap pencarian mitra melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan menawarkan kepada beberapa investor,” katanya.

Ivan menuturkan, apabila pada tahap penawaran tersebut belum ada investor yang berminat, pemerintah daerah akan melanjutkan proses melalui mekanisme lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jika penawaran kepada investor tidak ada yang tertarik, maka proses berikutnya akan dilanjutkan melalui lelang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa apabila proses lelang juga belum menghasilkan mitra kerja sama, pemerintah akan menempuh mekanisme penunjukan langsung sebagai tahapan lanjutan.

“Kalau lelang juga gagal, sesuai penjelasan dari kepala dinas akan dilanjutkan dengan mekanisme penunjukan langsung. Kami berharap seluruh proses ini bisa segera selesai sehingga Hotel Ganesha dapat dimanfaatkan secara optimal,” ungkapnya.

Komisi IV DPRD Purworejo berharap seluruh tahapan kerja sama tersebut dapat berjalan sesuai regulasi dan segera menghasilkan mitra yang memiliki kapasitas mengelola Hotel Ganesha secara profesional.

Dengan pengelolaan yang optimal, aset milik Pemerintah Kabupaten Purworejo tersebut diharapkan kembali produktif, mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Kun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *