Rakyatmerdekanews.co.id, Jakarta — Belakangan ini banyak masyarakat terjerat bahaya pemakaian narkoba, judol dan pinjol. Melihat kondisi yang kian memperihatinkan ini membuat Garda Wirausaha Nasional (GWN) terpanggil untuk bersama-sama mencarikan solusi terbaik untuk menyelamatkan anak bangsa dari persoalan tiga hal tersebut. Salah satunya GWN menggelar acara diskusi dengan pemeran film dokumenter bertajuk “Hitam Putih” di kantor DPP GWN, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (11/06/2026).
Acara ini dihadiri Ketua Umum DPP GWN, George Ardian Widyaningrat, Dewan Pembina Guntur Subagia Mahardika, bidang seni budaya, Dony Derek serta para pemeran film dokumenter yang mengangkat alur cerita tentang bahaya narkoba, judol dan pinjol utamanya di kalangan remaja.
Guntur Subagia Mahardika selaku Dewan Pembina DPP Garda Wirausaha Nasional menyampaikan apresiasinya kepada Ketua Umum George Ardian Widyaningrat bersama teman-teman DPP GWN dalam upaya melahirkan salah satu film yang memotret fenomena sosial yang kini menjadi permasalahan dibanyak keluarga.

Saat ini lanjut Guntur, ada tiga hal yang sangat menjerat yakni, yang pertama narkoba, kemudian judol serta pinjol. Nah, dari tiga hal inilah yang kami tangkap, sehingga teman-teman yang memiliki kreatifitas yang dikemas dan dituangkan didalam sebuah film.
Film ini merupakan salah satu media yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas hingga dapat menjadi rujukan. Sebagai industri kreatif, kami berharap film ini dibuat secara jujur, sebab ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang dan tentunya kita sama-sama mencari solusi terbaik terhadap persoalan ini, tandasnya.
Melalui gerakan ini, GWN berharap film “Hitam Putih” bisa menjadi cermin dan peringatan keras bagi remaja Indonesia untuk menjauhi narkoba, judol, dan pinjol. Sekaligus mengajak Gen Z kembali membangun karakter, etika, dan kepedulian sosial di tengah derasnya arus informasi digital. (Tien/Bmb)






