Dilantik Bupati, 5 Pimpinan Baru BAZNAS Purworejo 2026–2031 Siap Kelola ZIS Lebih Transparan dan Profesional

Rakyatmerdekanews.co.id, Purworejo- Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo resmi memiliki jajaran pimpinan baru untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan dilakukan langsung oleh Yuli Hastuti di Purworejo, Sabtu (16/5/2026), setelah para calon pimpinan melewati proses seleksi dan asesmen dari tim BAZNAS pusat maupun provinsi.

Lima pimpinan BAZNAS Kabupaten Purworejo yang dilantik yakni Drs H Fathkurrahman MM, KH Chabib Sholeh SPd I, Dr H Sutarja MAg MPd, Adi Kurnia Putra SPdI MM, dan Rr Nurul Qomariyah SSos MAP.

Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menegaskan pentingnya menjaga tata kelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara amanah, transparan, serta profesional. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan umat.

“Program-program BAZNAS diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya membantu sesaat, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan dan kemandirian umat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mendukung berbagai langkah BAZNAS dalam memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut, kata dia, sejalan dengan visi “Purworejo Berseri”, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan religius.

“Saya berharap sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, para ulama, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat agar potensi zakat di Kabupaten Purworejo dapat dikelola secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr KH Ahmad Darodji MSi, menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan penguatan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat.

Ia juga mendorong pimpinan baru BAZNAS Purworejo untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam mendukung pengentasan kemiskinan.

Dengan pelantikan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Purworejo mampu menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih inovatif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

(Kun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *