Rakyatmerdekanews.co.id, Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Provinsi Riau menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H dalam keadaan aman dan terkendali. Keberhasilan ini disebut sebagai buah dari sinergi lintas sektoral dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Kapolda Riau mengungkapkan bahwa hingga malam takbiran, Jumat (20/3/2026), tidak ditemukan adanya kasus kriminalitas menonjol yang mengganggu kenyamanan publik. Kelancaran arus mudik juga menjadi catatan positif dalam pengamanan tahun ini.
“Kondisi kondusif ini adalah hasil kerja keras bersama antara TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait. Kami memastikan masyarakat dapat merayakan kemenangan dengan tenang,” ujar Kapolda dalam keterangan resminya.
Untuk menjamin keamanan, Polda Riau telah menyebar 3.847 personel gabungan yang tersebar di 34 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu. Fokus pengamanan meliputi titik-titik krusial seperti bandara, pelabuhan, terminal, pusat perbelanjaan, hingga lokasi pelaksanaan sholat Idulfitri.
Data kepolisian menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat dibanding tahun lalu. Tercatat sebanyak 258.689 penumpang dan 15.709 kendaraan telah melintasi wilayah Riau, termasuk melalui ruas tol Pekanbaru–Dumai dan Pekanbaru–Bangkinang.
Meski fokus pada pengamanan Lebaran, Polda Riau tidak mengendorkan pengawasan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Menindaklanjuti peringatan BMKG terkait musim kemarau, upaya terpadu tetap dijalankan guna memastikan titik api tetap terkendali.
Menariknya, Idulfitri tahun ini juga diwarnai dengan aksi “Sedekah Ekologis”. Polda Riau membagikan 10.000 bibit pohon di seluruh kabupaten/kota sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning.
Menutup keterangannya, Kapolda Riau mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H kepada seluruh masyarakat. Ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada dan memanfaatkan layanan kepolisian jika membutuhkan bantuan.
“Jika masyarakat memerlukan pelayanan atau bantuan cepat, silakan hubungi Call Center 110. Kami siap melayani 24 jam,” tutupnya dengan semboyan Melindungi Tuah, Menjaga Marwah.
(FN)






