Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menegaskan komitmennya dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani. Bertempat di halaman depan Lapas, jajaran petugas menggelar aksi sakral berupa Pembacaan Ikrar dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) pada Kamis (05/02/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah konkret di tingkat satuan kerja pasca penandatanganan serupa yang dilakukan serentak oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau pada hari sebelumnya.
Bukan Sekadar Seremonial di Atas Kertas Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, yang bertindak sebagai pembina apel, memimpin langsung pembacaan ikrar yang diikuti dengan lantang oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, hingga peserta magang. Suasana khidmat terasa saat satu per satu personel membubuhkan tanda tangan pada Pakta Integritas.
Dalam amanatnya, Kalapas Priyo Tri Laksono menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas adalah janji moral kepada masyarakat.
“Penandatanganan komitmen ini bukan sekadar formalitas tahunan atau seremonial belaka. Ini adalah pengingat dan penguat tekad kita untuk memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan benar-benar bebas dari praktik korupsi. Integritas harus meresap dalam setiap fungsi pelayanan kita,” tegas Kalapas.
Sejalan dengan visi pimpinan di tingkat wilayah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau sebelumnya juga telah memberikan instruksi keras agar integritas menjadi nilai utama. Zona Integritas ditargetkan bukan hanya untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), melainkan untuk menjaga kehormatan institusi Pemasyarakatan di mata publik.
“Integritas harus hadir dalam setiap keputusan dan tindakan, baik saat diawasi maupun tidak,” kutip rilis resmi terkait arahan Kakanwil Riau.
Setelah prosesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan internal bagi seluruh jajaran struktural. Dengan adanya komitmen tertulis ini, setiap penyimpangan dalam pelaksanaan tugas akan mendapatkan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memastikan tidak ada pungutan liar, dan mempercepat transformasi birokrasi yang akuntabel di Negeri Junjungan.(FN)






