Gandeng Tuah Aliansi Anak Melayu, Yayasan Ibnu Abdullah Gelar Musyahadah Tahfidz Qur’an di Bathin Solapan

Rakyatmerdekanews.co.id, Bathin Solapan – Suasana penuh khidmat sekaligus haru menyelimuti acara kelulusan peserta Musyahadah Iqra dan Tahfidz Qur’an yang diselenggarakan oleh Yayasan Ibnu Abdullah Riau. Perayaan keberhasilan para santri ini dilaksanakan di Kompleks Kolam Renang Taman Desaku Kulim KM 9, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, pada Minggu (1/2/2026).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para peserta didik, namun juga dirangkai sebagai momentum silaturahmi akbar dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Peserta wisuda terdiri dari anak-anak yatim piatu dan santri Tahfidz Qur’an dari Panti Asuhan dan Tahfidz Yayasan Ibnu Abdullah Riau yang beralamat di Jalan Sultan Syarif Kasim, Gang Kakap, Desa Tambusai Batang Dui.

Dalam sambutannya, Pembina Tahfidz Qur’an Yayasan Ibnu Abdullah Riau, Ustadz Husni Abdullah Ritonga, S.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian para santri. Ia menekankan bahwa bekal Al-Qur’an adalah pondasi terbaik bagi masa depan generasi muda.

“Kami sangat bersyukur melihat semangat anak-anak kita. Kelulusan ini merupakan langkah awal bagi mereka untuk terus mendalami Al-Qur’an. Semoga ilmu yang didapat menjadi cahaya bagi mereka dan lingkungan sekitarnya, terutama menjelang bulan mulia Ramadhan,” ujar Ustadz Husni dengan penuh syukur.

Acara ini turut dihadiri oleh ormas Tuah Aliansi Anak Melayu. Kehadiran organisasi kemasyarakatan yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial di Kota Duri ini menambah kehangatan suasana.

Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, melalui Ketua DPH, Danuartha, menyampaikan dukungannya terhadap upaya pendidikan agama bagi anak-anak yatim. Menurutnya, kepedulian terhadap para penghafal Qur’an adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga identitas religius di tanah Melayu.

“Kami hadir sebagai bentuk nyata kepedulian dan dukungan terhadap pembinaan generasi qur’ani. Melihat wajah-wajah ceria para penghafal Al-Qur’an ini, kami yakin masa depan Bengkalis akan lebih berkah,” tutur Danuartha dalam sambutannya.

Pemilihan lokasi di Taman Desaku Kulim memberikan suasana segar bagi para santri setelah melalui masa belajar yang intensif. Selain pemberian penghargaan kelulusan, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama demi kelancaran menjalankan ibadah di bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari.

Dengan terlaksananya acara ini, Yayasan Ibnu Abdullah Riau dan Tuah Aliansi Anak Melayu berharap sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan terus terjalin erat demi kemaslahatan umat, khususnya bagi anak-anak yatim di wilayah Kabupaten Bengkalis.(FN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *