Rakyatmerdekanews.co.id, Jakarta (5/6) – Kegiatan penanaman pohon mangrove di RT 06/022 Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi salah satu upaya kongkrit dalam melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Acara ini dihadiri oleh pemangku wilayah setempat, tiga pilar, serta perwakilan dari PT PLN ( Persero ) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat
Daeng Said Ketua Komunitas Mangrove (KOMA) yang diwakili oleh Rahmat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penanaman 10 ribu mangrove ini merupakan bagian dari komitmen komunitas untuk memberikan manfaat bagi lingkungan. Selama 13 tahun, KOMA telah menanam sekitar 70.000 bibit mangrove, yang tidak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi tetapi juga sebagai upaya penghijauan dan peningkatan kualitas lingkungan.
Manager PT PLN UPP JBB 2, Rena Parama, Memberikan apresiasi dan suport kegiatan tersebut .sangat menekankan pentingnya peran perusahaan dalam menjaga aspek lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon mangrove. Kerja sama dengan Komunitas Mangrove (KOMA) menjadi salah satu langkah strategis dalam mengatasi masalah lingkungan, termasuk masalah sampah plastik.ujarnya
Kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan olahan buah mangrove yang dapat menjadi peluang ekonomi bagi warga sekitar. Wakil Camat Penjaringan, Dwipanji, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras KOMA dalam mengubah kawasan yang dulunya tempat pembuangan sampah menjadi hutan mangrove yang produktif. Ia berharap kawasan ini dapat semakin luas dijadikan hutan mangrove dan mendukung perputaran ekonomi yang berbasis lingkungan sehat.pungkasnya
Dengan kerja sama antara pemerintah, komunitas, dan pihak swasta, penanaman mangrove di Muara Angke menjadi contoh nyata upaya pelestarian lingkungan yang berdampak positif bagi masyarakat dan ekosistem setempat.(Thien)






