Rakyatmerdekanews.co.id, Riau – Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi memiliki nahkoda baru di jajaran pimpinan. Brigjen Pol Hengki Haryadi, perwira tinggi yang dikenal tegas terhadap aksi premanisme, resmi dilantik menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo.
Upacara serah terima jabatan (sertijab) ini digelar dengan khidmat di halaman Markas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, pada Rabu (14/1/2026) pagi. Prosesi dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Riau.
Pergantian jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. Brigjen Pol Hengki Haryadi sebelumnya mengemban amanah sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim Polri.
Sementara itu, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo mendapatkan penugasan baru untuk menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi pejabat lama.
“Terima kasih atas kontribusi nyata Brigjen Jossy dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Lancang Kuning. Selamat bertugas di tempat yang baru,” ujar Irjen Herry.
Kepada Wakapolda yang baru, Kapolda menekankan pentingnya akselerasi kerja. “Segera beradaptasi serta memperkuat sinergi dengan seluruh satuan kerja dan pemangku kepentingan guna meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegasnya.
Sosok Brigjen Hengki Haryadi bukanlah nama baru di Korps Bhayangkara. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 ini memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse.
Mengawali karier sebagai Pamapta di Dili pada 1997, karier Hengki melesat melalui berbagai jabatan strategis di Lampung hingga akhirnya ditarik ke Polda Metro Jaya.
Ia dikenal publik sebagai sosok yang memegang prinsip “Negara Tidak Boleh Tunduk pada Premanisme”. Ketegasannya teruji saat ia meringkus tokoh-tokoh besar seperti Hercules dan John Kei.
Tak hanya itu, saat menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya dan Kapolres di berbagai wilayah Jakarta, ia berhasil mengungkap kasus-kasus nasional, mulai dari penyalahgunaan narkoba artis Nia Ramadhani (2021), pembongkaran mafia tanah yang melibatkan oknum BPN (2022), hingga penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin di Lampung.
Selain mahir di lapangan, Brigjen Hengki merupakan lulusan terbaik Sespimti Polri tahun 2020. Ia juga melengkapi kompetensinya melalui pendidikan di PTIK (2004) dan Lemhannas (2020).
Kehadiran Brigjen Hengki di Riau diharapkan mampu memperkuat performa Polda Riau, khususnya dalam penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan transnasional yang kerap menjadi tantangan di wilayah strategis ini.(FN)






