Warga Nanggewer Desa Cijengkol, Desak Tindakan Nyata Pemerintah

Rakyatmerdekanews.co.id, Lebak – Warga Kampung Nanggewer RT/RW 001/002 menyuarakan keprihatinan mendalam sekaligus mendesak pemerintah agar segera melakukan tindakan nyata dalam penanganan bencana alam yang terjadi akibat curah hujan tinggi sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

Warga kp Nanggewer RT/RW 001/002 desa cijengkol kecamatan Cilograng kabupaten Lebak provinsi Banten 13/01/2026.

Hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan pergeseran tanah dan longsor, sehingga beberapa rumah milik warga mengalami kerusakan parah, bahkan sebagian terancam roboh dan tidak lagi layak huni. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar akan keselamatan warga, terutama saat hujan kembali turun.

Warga menilai hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah, baik pemerintah kabupaten Lebak maupun provinsi Banten. Penanganan yang dilakukan dinilai masih sebatas pendataan dan janji, tanpa realisasi bantuan maupun solusi jangka pendek dan jangka panjang.

“Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji. Keselamatan warga terancam setiap hari,” ungkap salah satu warga Kampung Nanggewer.

Atas kondisi tersebut, warga Kampung Nanggewer RT/RW 001/002 meminta pemerintah segera turun tangan, melakukan peninjauan langsung ke lokasi, serta memberikan bantuan darurat, perbaikan rumah, dan langkah mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Warga berharap pemerintah menunjukkan kehadiran dan tanggung jawabnya dalam melindungi masyarakat yang terdampak bencana, sebelum jatuh korban jiwa,meminta pemerintah segera melakukan tindakan nyata dan tidak menunggu hingga jatuh korban terlebih dahulu.

Kondisi di lapangan dinilai sudah mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih besar apabila dibiarkan tanpa penanganan serius.

Lebih lanjut Warga menilai alangkah lebih baik pemerintah mengedepankan langkah pencegahan sejak dini daripada menunggu terjadinya korban jiwa maupun kerugian yang lebih luas. Pemerintah diharapkan tidak hanya hadir setelah bencana atau musibah terjadi, tetapi mampu membaca potensi risiko dan bertindak cepat demi keselamatan masyarakat.

Berharap adanya perhatian serius serta langkah konkret dari pihak terkait agar kejadian yang tidak diinginkan dapat dihindari dan rasa aman warga dapat terjamin.cetusnya.(Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *