Kades P. Kiton Sediakan 7 Ekor Sapi Kurban untuk 675 Rumah Tangga: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Nilai Religius Iduladha

Rakyatmerdekanews.co.id, Bireun – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Kepala Desa Pulo Kiton, M. Dahlan, menyiapkan tujuh ekor sapi kurban yang akan dibagikan kepada 675 rumah tangga di desanya. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus pengamalan nilai-nilai keagamaan yang mendalam dalam momentum suci umat Islam tersebut.

Penyerahan hewan kurban akan dilaksanakan di halaman Balai Desa pada Sabtu, 7 Juni 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif warga serta para donatur yang telah memberikan kontribusi dalam penyediaan hewan kurban.

“Kami sangat berterima kasih atas sumbangsih para donatur. Melalui bantuan ini, masyarakat kami terbantu dan bisa turut merasakan nikmatnya berkurban. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa berkah bagi kita semua,” ujar M. Dahlan dengan penuh haru.

Ia menegaskan bahwa Iduladha bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi spiritual dan sosial. Dalam ajaran Islam, kurban adalah bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Allah SWT, meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS. Sementara dari sisi sosial, kurban menjadi sarana redistribusi kesejahteraan dan upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Kurban itu bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi menyembelih ego, keangkuhan, dan ketamakan. Lewat kurban, manusia belajar makna berbagi dan memahami penderitaan orang lain,” jelas M. Dahlan dalam salah satu kajian menyambut Iduladha.

Menurutnya, tradisi kurban di Desa Pulo Kiton tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban tahunan, tetapi juga sebagai budaya gotong royong dan kebersamaan yang terus dipupuk. Setiap keluarga di desa tersebut akan menerima bagian daging kurban tanpa memandang latar belakang sosial, sebagai bentuk nyata keadilan sosial dan solidaritas umat.

“Kami tidak hanya membagikan daging, tetapi juga membagikan harapan, kasih sayang, dan semangat kebersamaan,” tutup M. Dahlan dengan mata berkaca-kaca.

Melalui kegiatan ini, pemerintah desa berharap nilai-nilai ketulusan, keikhlasan, dan pengorbanan yang menjadi inti dari Iduladha dapat terus mengakar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. (Hendra)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *