Rakyatmerdekanews.co.id, Duri Riau – Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi nekat seorang pria yang diduga sebagai pemalak jalanan di wilayah Duri, Kabupaten Bengkalis. Pria tersebut terekam kamera warga sedang bergantung di pintu samping sebuah truk jenis cold diesel yang terus melaju kencang, Jumat (9/1/2026).
Video yang diunggah oleh akun TikTok @fitrianihasibuan_005 ini mendadak viral dan menjadi pusat perhatian netizen. Dalam rekaman tersebut, terlihat pria yang diduga pemalak itu tampak panik dan memohon kepada sopir truk agar menghentikan kendaraannya. Namun, sang sopir justru terus menginjak pedal gas, diduga karena merasa kesal atau sengaja ingin memberikan efek jera kepada pelaku.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat siang, sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan unggahan, aksi kejar-kejaran “tergantung” ini bermula dari kawasan Geroga dan berlanjut sepanjang Jalan Hangtuah, Duri.
“Tengok dulu orang yang meresahkan ini.. gawat kali.. mungkin supir gak mau debat terlalu repot,” tulis akun @fitrianihasibuan_005 dalam narasi videonya.
Perekam video yang saat itu tengah melintas di lokasi yang sama menyebutkan bahwa sopir truk terus membawa pria tersebut tanpa menghiraukan permintaannya untuk turun. Hingga video berakhir, tidak diketahui pasti di mana truk tersebut akhirnya berhenti atau bagaimana nasib pria yang bergantung tersebut.
Unggahan ini langsung dibanjiri ratusan komentar dari netizen. Sebagian besar netizen memberikan dukungan kepada sang sopir truk, mengingat aksi pemalakan terhadap kendaraan logistik di jalan raya kian meresahkan.
“Supir sudah capek cari uang, masih saja diganggu. Biar tahu rasa, kasih efek jera biar tidak kebiasaan meras orang di jalan,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Namun, beberapa netizen lain juga mengingatkan faktor keselamatan, karena aksi membawa orang tergantung di pintu truk saat melaju sangat berisiko fatal bagi keselamatan nyawa, baik bagi pria tersebut maupun pengguna jalan lainnya.
Kejadian ini kembali mencuatkan isu keamanan bagi para sopir truk logistik yang melintasi jalur lintas Riau. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait identitas pria yang tergantung maupun sang sopir truk.
Masyarakat dihimbau untuk melaporkan aksi premanisme atau pemalakan di jalan raya kepada pihak berwajib melalui saluran pengaduan resmi agar dapat ditindak secara hukum, guna menghindari aksi main hakim sendiri yang berisiko tinggi.(FN)






