Natal di Balik Jeruji: Isak Haru dan Kedamaian Selimuti Lapas Bengkalis

Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Suasana penuh haru dan kedamaian menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis pada Jumat (26/12/2025). Mengusung semangat pemenuhan hak bagi warga binaan, Lapas Bengkalis menggelar rangkaian perayaan Natal yang menyatukan kerinduan keluarga melalui layanan kunjungan khusus serta ibadah bersama.

Sejak pagi hari, gerbang Lapas dipadati oleh keluarga warga binaan. Tercatat sebanyak 78 orang pengunjung memanfaatkan momen ini untuk melepas rindu. Layanan kunjungan khusus ini merupakan kebijakan khusus pihak Lapas agar warga binaan beragama Nasrani tetap dapat merasakan hangatnya silaturahmi di hari besar keagamaan meskipun tengah menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen instansinya dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang bermartabat dan humanis.

“Kami ingin memastikan bahwa hak-hak warga binaan terpenuhi sepenuhnya, termasuk hak menjalankan ibadah dan merayakan hari besar bersama keluarga. Seluruh layanan kami jalankan sesuai SOP dengan pengawasan ketat, namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif agar suasana tetap aman dan damai,” ujar Priyo.

Tak sekadar pertemuan fisik, rangkaian kegiatan berlanjut pada siang hari dengan pelaksanaan Ibadah Natal bersama. Bertempat di dalam lingkungan Lapas, ibadah berlangsung khidmat, dihadiri oleh petugas, warga binaan, hingga tamu undangan. Isak haru sempat mewarnai momen refleksi saat warga binaan berdoa bersama keluarga mereka.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik), Boy Fernandes, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dampak psikologis yang besar bagi proses pembinaan.

“Natal ini bukan hanya seremoni, tapi penguatan rohani. Kami merancang kegiatan ini agar mereka mendapatkan motivasi dan harapan baru. Dukungan keluarga yang hadir secara langsung menjadi suplemen mental bagi warga binaan untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” tutur Boy.

Melalui momentum Natal 2025 ini, Lapas Bengkalis berhasil membuktikan bahwa jeruji besi bukan penghalang bagi tumbuhnya kebaikan dan pemulihan spiritual. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi warga binaan yang kini memiliki semangat baru untuk menatap masa depan.(FN)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *