Rakyatmerdekanews.co.id, Bengkalis – Menjelang penghujung tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali menunjukkan komitmen nyata dalam aspek kepedulian sosial. Pada Rabu (24/12/2025), pihak Lapas menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada keluarga Warga Binaan yang dinilai membutuhkan, bertempat di lingkungan internal Lapas Bengkalis.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Yusup Gunawan, didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, beserta jajaran pejabat struktural.
Sebanyak 10 paket sembako diserahkan kepada perwakilan keluarga Warga Binaan. Uniknya, bantuan ini tidak hanya terdiri dari bahan pokok pabrikan seperti susu, gula, beras, dan minyak goreng, tetapi juga menyertakan sayuran segar hasil panen langsung dari program Bimbingan Kerja (Bimker) Warga Binaan Lapas Bengkalis.
Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Riau, Yusup Gunawan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan manifestasi dari transformasi pemasyarakatan yang modern dan humanis.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa pemasyarakatan tidak hanya fokus pada pembinaan di dalam jeruji besi, tetapi juga hadir merangkul keluarga mereka di luar. Kami ingin memperkuat ikatan sosial dan memastikan bahwa pembinaan kemandirian yang dilakukan di dalam Lapas memiliki manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Yusup dalam sambutannya.
Sementara itu, Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono menambahkan bahwa penyertaan hasil pertanian Warga Binaan dalam paket bansos tersebut bertujuan untuk menunjukkan kualitas produktivitas narapidana kepada publik.
“Sayuran segar yang kami bagikan adalah bukti keberhasilan program kemandirian. Hal ini diharapkan dapat memberikan kebanggaan bagi Warga Binaan bahwa hasil keringat mereka bisa membantu meringankan beban keluarga di rumah,” ungkap Priyo.
Respon positif pun datang dari para penerima manfaat. Salah satu perwakilan keluarga mengaku sangat terbantu, terutama dengan adanya bahan pangan segar di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat ini menjadi penutup rangkaian program sosial Lapas Bengkalis di tahun 2025. Melalui inisiatif ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis mempertegas posisinya sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga agen perubahan sosial yang berkeadilan.(FN)






