UPTD SDN Pondok Jagung 02 Gelar Acara Pelepasan Siswa Kelas VI dengan Sederhana dan Penuh Haru

Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) SDN Pondok Jagung 02 Kota Tangerang Selatan menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi kelas VI tahun ajaran 2024/2025 di halaman sekolah, Jl. Villa Melati Mas Raya Blok J, Pondok Jagung Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan, Senin (02/06/2025).

105 siswa-siswi kelas VI telah menyelesaikan masa belajar mereka di UPTD SDN Pondok Jagung 02 dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama. Dengan mengusung tema kegiatan “Kejarlah terus prestasimu melangkah pasti mewujudkan masa depan”.

Ketua panitia acara Nengsri Daniyanti mengatakan, acara perpisahan ini memberikan kesempatan kepada para siswa-siswi untuk merayakan pencapaian mereka selama 6 tahun berada di sekolah serta membangun kenangan yang akan selalu dikenang.

“Acara pelepasan ini kan bukan dari akhir segalanya, bukan sengaja dilepas begitu saja, tetapi ini adalah momen untuk anak-anak mengingat bahwa dari kelas 1 sampe dengan kelas 6 selama enam tahun belajar, ini adalah awal perjuangan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ada sekitar 105 siswa-siswi dari tiga kelas yang di purnawiyata hari ini. “Ujar Nengsri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Deden Deni mengatakan, ini kegiatan tahunan kelulusan, dengan sederhana sesuai kondisi tetapi sangat hikmat.

“Hari ini Pihak sekolah menyerahkan kembali anak-anaknya kepada orang tua yang selama ini dititipkan selama enam tahun belajar, dibimbing, dibina dan dibentuk karakternya. Ibaratnya dulu mungkin orang tua memberikan kertas kosong kesekolah, hari ini sudah diisi, diberi warna dan dibentuk. Mudah-mudahan menjadi anak yang mempunyai karakter, yang bisa menjaga nama baik sekolah, membanggakan sekolahnya, dan menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. “Tutur Deden.

Ia pun menjelaskan, ini bukan akhir dari proses, ini awal baru untuk jenjang berikutnya anak-anak sudah mulai masuk SMP.

“Ini transisi antara remaja ke dewasa, ini tantangannya lebih berat, orang tua tadi kami himbau lebih ketat lagi pengawasannya, supaya anak tidak terpengaruh oleh hal-hal lain misalnya terpengaruh oleh media sosial, dan mudah diakses tanpa terkecuali. Ini pengaruhnya luar biasa sekali, maka pengawasannya diperketat lagi. “Ucapnya.

(Yuyun)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *