Rakyatmerdekanews.co.id, Tangerang Selatan — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Serpong melaksanakan kegiatan Patroli Strong Point sekaligus penyuluhan ke lingkungan sekolah pada Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilenggang, Aipda Asep, bertempat di SMK TI PGRI 11 Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, sebagai upaya preventif menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.
Pada kegiatan tersebut, Aipda Asep berkoordinasi dan bertemu langsung dengan Wakil Kepala Sekolah SMK TI PGRI 11 Serpong, Bapak Agus. Dalam pertemuan itu disampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa agar tidak ikut-ikutan dalam aksi unjuk rasa (Unras) ke Jakarta yang direncanakan pada Rabu, 10 Desember 2025, maupun terlibat dalam kelompok anarko yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan merugikan masa depan pelajar.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau agar pihak sekolah, siswa, dan orang tua segera menghubungi Bhabinkamtibmas apabila mengetahui adanya hal-hal yang dapat memicu gangguan kamtibmas. Dari pihak sekolah disampaikan informasi bahwa pada tanggal 10–11 Desember 2025 siswa diliburkan, serta orang tua diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas anak-anaknya. Sekolah juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas berupa dikeluarkan dari sekolah apabila ada siswa yang kedapatan mengikuti aksi tersebut.
Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan pelajar. “Kami mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan penyuluhan agar para pelajar tidak mudah terprovokasi dan terjerumus dalam kegiatan yang dapat merusak masa depan mereka. Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Ratna)






