Rakyatmerdekanews.co.id, Tangerang Selatan — Upaya preventif melalui Siskamling Terpadu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Ciputat Timur yang dipimpin Kapolsek Ciputat Timur KOMPOL Bambang Askar Sodiq, S.H., M.H., bersama Pawas IPTU Saipul Gapur, S.H., Bhabinkamtibmas, serta Pokdarkamtibmas berhasil menggagalkan aksi tawuran pelajar di wilayah Kelurahan Jombang, Ciputat.
Kejadian tersebut berlangsung pada Jum’at, 28 November 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, ketika Siskamling Terpadu melaporkan adanya dua remaja yang dicurigai hendak melakukan tawuran di Gg. Damai, Jl. Sumatera, RT 002/006, Kelurahan Jombang, Ciputat.
Petugas kemudian segera menuju lokasi dan mendapati dua pelajar—masing-masing berinisial BZA (laki-laki, 14 tahun, pelajar kelas 7) dan MJS (laki-laki, 14 tahun, pelajar kelas 7)—yang telah diamankan oleh warga. Dari tangan salah satu pelajar, petugas menemukan sebilah celurit serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam merencanakan aksi tawuran.
Hasil interogasi awal menunjukkan bahwa kedua pelajar tersebut diduga akan bergabung dengan sekitar tujuh rekan lainnya yang telah melarikan diri sebelum petugas tiba. Kedua remaja berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Ciputat Timur untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan, dan pembinaan lanjutan.
Kapolsek Ciputat Timur menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga melalui Siskamling Terpadu dan Pokdarkamtibmas. “Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas. Kolaborasi seperti ini menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Saat ini Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kedua pelajar yang masih di bawah umur tersebut juga akan dipanggil bersama orang tua dan pihak sekolah. Adapun barang bukti sajam dapat dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Darurat terkait tindak pidana membawa senjata tajam tanpa izin.
Polsek Ciputat Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat patroli dan koordinasi dengan masyarakat guna mencegah tawuran pelajar dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (Ratna)






