Rakyatmerdekanews.co.id, Tangerang Selatan — Puluhan anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) Kota Tangerang Selatan menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tangerang Selatan, Serpong, Selasa sore (25/11/25).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap minimnya keterbukaan pemerintah daerah dalam pelaksanaan proyek pembangunan yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Perwakilan Ormas Kota Tangerang Selatan, Ketua FKPPI Kota Tangerang Selatan, Agus Asnawi, mengatakan bahwa masyarakat selama ini kesulitan mendapatkan informasi terkait proyek-proyek pembangunan yang dibiayai dari uang rakyat. Menurutnya, transparansi merupakan hak publik yang wajib dipenuhi pemerintah.
“Masyarakat ingin keterbukaan, mereka membangun menggunakan uang rakyat,” tegas Agus dalam orasinya.
Agus juga menyampaikan kekecewaannya terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Tangsel yang dinilai sulit ditemui ketika masyarakat hendak melakukan audiensi. Ia menyebut pemerintah hanya memberikan janji tanpa realisasi yang jelas.
“Kami sudah sering kali ingin bertemu dengan pejabat, namun hanya janji-janji saja. Mau bertemu aja susah banget, kami hanya di-PHP doang,” ungkapnya.
Aksi damai berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa berharap Pemkot Tangerang Selatan dapat membuka ruang dialog dan meningkatkan transparansi dalam setiap proses pembangunan, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran daerah. (Ratna)






