Rakyatmerdekanews.co.id, Tangsel – Sinarmas Land terus menunjukkan komitmennya dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, perusahaan properti terkemuka tersebut menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan untuk memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa sekolah dasar dan madrasah.
Kegiatan edukasi ini berlangsung di Selaras Ecosystem Unit 2, Lengkong Gudang Barat, Serpong, pada 4 dan 6 November 2025. Suasana kegiatan tampak semarak dan penuh antusiasme. Para siswa dengan semangat mengikuti penjelasan penyuluh DLH Tangsel, Andi Wijaya, yang membawakan materi seputar cara memilah dan mengelola sampah dengan benar.
“Sampah yang tidak dikelola dengan baik bisa menimbulkan dampak serius bagi lingkungan. Karena itu penting bagi masyarakat, terutama anak-anak, untuk memahami sejak dini jenis-jenis sampah,” jelas Andi.
Ia menambahkan, sampah terbagi menjadi tiga kategori utama: organik, nonorganik, dan residu. Menurutnya, sampah nonorganik seperti bungkus kopi atau plastik bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang bernilai, seperti tas, topi, atau kerajinan tangan.
Selain teori, para peserta juga diperkenalkan dengan maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) yang berperan penting dalam mengurai sampah organik.
“Maggot ini bisa mempercepat proses penguraian sisa makanan dan limbah organik. Selain membantu mengurangi timbunan sampah, maggot juga bermanfaat sebagai pakan ternak dan menghasilkan pupuk alami,” tambah Andi.
Dari pihak Sinarmas Land, Trapsilo Hari Wibowo, CSR Education & Literacy Section Head, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengedukasi generasi muda agar peduli terhadap lingkungan.
“Melalui program edukasi pilah dan kelola sampah di Selaras Ecosystem, kami ingin menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Anak-anak diajak memahami bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif bertanya dan mengikuti kuis seputar pengelolaan sampah. Mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah menarik dari penyuluh.
Sebagai penutup, peserta diajak berkeliling lokasi untuk melihat langsung berbagai hewan ternak seperti ayam, kambing, ikan, dan burung, sekaligus mempelajari bagaimana maggot digunakan sebagai pakan ternak.
Melalui kegiatan edukatif ini, Sinarmas Land dan DLH Tangsel berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang sadar lingkungan, berperilaku bijak dalam mengelola sampah, serta menerapkan gaya hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. (Ratna)






