Rakyatmerdekanews.co.id,Purworejo- Polosoro Purworejo menggelar Doa Bersama dan Pagelaran Wayang Kulit di Alun-Alun Purworejo pada Minggu malam (15/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 1.000 peserta dari unsur pemerintahan desa dan masyarakat Kabupaten Purworejo.
Acara ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memperkuat nilai keimanan, mempererat ukhuwah, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi penyelenggaraan pemerintahan desa dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Purworejo.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo, Hari Desa, serta persiapan spiritual menyongsong bulan suci Ramadhan. Suasana khidmat menyelimuti alun-alun saat para kepala desa, lurah, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat larut dalam doa bersama.
Ketua Panitia, Pauzi, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan ruang refleksi bersama bagi para penyelenggara pemerintahan desa.
“Doa bersama ini menjadi ikhtiar batiniah agar para kepala desa, perangkat desa, dan seluruh elemen pemerintahan senantiasa diberi kekuatan, kejujuran, dan keberkahan dalam menjalankan amanah,” ujarnya.
Mengusung tema “Menguatkan Spirit Keimanan dalam Mewujudkan Pemerintahan Desa yang Amanah, Berintegritas, dan Berkeadilan”, rangkaian kegiatan meliputi doa bersama serta pagelaran wayang kulit sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus sarana edukasi nilai-nilai moral bagi masyarakat.
Peserta kegiatan terdiri atas kepala desa dan lurah se-Kabupaten Purworejo, perwakilan perangkat desa, ketua dan anggota BPD, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, DPRD Purworejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Ketua Umum Polosoro Purworejo, Suwarto, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi dalam membangun dimensi spiritual aparatur desa.
“Pemerintahan desa yang kuat tidak hanya ditopang oleh regulasi dan anggaran, tetapi juga oleh integritas dan kekuatan spiritual para pelakunya,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Polosoro Purworejo berharap terbangun semangat kebersamaan, silaturahmi, serta komitmen kolektif dalam mewujudkan pemerintahan desa yang amanah dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. (Kun)






